Jumat, 01 Maret 2013

Monumen Suryo

 
Monumen Suryo adalah sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang Gubernur pertama Jawa Timur, Mr. Soerjo. Gubernur Suryo meninggal dalam sebuah insiden kerusuhan yang dilakukan oleh komunis pada tahun 1948. Monumen ini terletak ditepi jalan raya Ngawi-Solo, tepatnya sebelah barat kota Ngawi sekitar 17 km atau 18 km ke arah timur perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Seperti tempat wisata alam lainnya, disamping monumen ini juga menawarkan keindahan panorama alam. Disekitar monumen telah ditanami berbagai tanaman diantaranya : Sawo Kecik, Citradora, Cendana, Sonokeling, dan lain-lain. Ada juga jenis burung yang ditangkarkan seperti : Perkutut, Podang, Jalak, Bekisar, dan msh banyak lagi.
Untuk kenyamanan pengunjung, pihak pengelola menyediakan berbagai fasilitas diantaranya adalah sebuah ruang informasi, Musholla, sebuah pendopo untuk beristirahat dan tempat bermain anak-anak.
Setiap hari Monumen Suryo banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika anda sedang dalam perjalanan menuju kota Solo atau Kota Surabaya, jangan lupa singgah di wahana Monumen Suryo. Di Monumen Suryo ini anda juga dapat menikmati segarnya Es Kelapa Muda yang banyak tersaji sekitar Monumen Suryo ini.

Tawun

Tawun adalah sebuah obyek wisata di kota Ngawi Jawa Timur, tepatnya 7 km sebelah timur kota Ngawi. Obyek wisata ini banyak di minati karena tempatnya yang indah, sumber air yang jernih, hutan wisata yang nyaman dan kolam bulus(kura-kura) menjadi daya tarik sendiri. Tawun saat ini terdapat empat wisata pilihan yang dikemas dalam satu lokasi. Antara lain danau buatan lengkap dengan persewaan perahu dayungnya, kolam renang untuk dewasa dan kolam renang untuk anak-anak, selain itu tempat mainan bagi anak-anak, panggung hiburan, hotel dengan tarif murah dan tentunya warung makanan dan minuman. Semua obyek wisata tersebut diperuntukkan bagi wisatawan lokal.
Tawun lebih banyak dikenal sebagai wisata tempat pemandian. Tetapi, sebenarnya Tawun lebih menyajikan keindahan alamnya. Tumbuhan yang masih alami dan air sumber yang muncul disela akar pohon besar menambah daya tarik bagi wisatawan.
Disamping letaknya yang strategis tawun juga telah dikenal masyarakat Ngawi karena pusatnya acara adat "keduk beji". Dalam ritual ini, para pemuda desa terjun ke kolam untuk mengeluarkan kotoran dari dalam sumber mata air yang bernama "beji". Inti dari ritual ini terletak pada penyimpanan kendi dipusat sumber air beji. Ritual ini diakhiri dengan makan bersama gunungan lanang(laki-laki) dan gunungan wadon(perempuan) yang telah disediakan bagi warga, yang menurut meraka untuk meraih berkah dan keberuntungan.

Museum Trinil

Museum merupakan tempat yang sangat menarik untuk kita kunjungi, karena disana kita dapat melihat berbagai macam benda yang memiliki hubungan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau, ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan tahun yang lalu. Banyak sekali keuntungan yang bisa kita peroleh dengan berwisata ke museum, karena selain bisa menghabiskan waktu libur, kita juga bisa belajar.
Musium Trinil merupakan salah satu situs paleoantropologi yang ada di dunia ini, tepatnya berada di Dusun Pilang, Desa Kawu, kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi-Jawa Timur. Berdasarkan teori terputusnya darwin tentang evolusi manusia banyak ilmuwan arkeologi yang melakukan penggalian dan penelitian untuk melengkapi teori darwin tersebut, salah satunya arkeologis dari belanda yang bernama Eugene Dubois menemukan Pithecanthropus Erectus di Trinil yang berada di pinggiran aliran Bengawan Solo.
Di kabupaten inilah terletak museum yang menyimpan beragam temuan arkeologis yang sangat langka dari kehidupan di bumi berjuta-juta tahun yang lampau. Museum bernama Trinil ini menyimpan temuan-temuan penting berupa tulang-tulang makhluk purbakala yang semula memang berserak dan menyembul di antara endapan-endapan sungai purba, Bengawan Solo. Dari endapan-endapan sungai Bengawan Solo itulah telah berhasil diangkat ribuan tulang-tulang makhluk purba yang kini disimpan di banyak museum dunia, di antaranya di Belanda dan Jerman, termasuk di museum Trinil ini. Bentangan tulang gading Stegodon Trigenochepalus Ivory atau Gajah Purba diletakkan di kaca vitrin menyambut semua pengunjung begitu memasuki area dalam bangunan museum.
Lokasi trinil berada di Jalan Raya Ngawi-Solo, dari jalan raya  kurang lebih sekitar 5 Km. Museum Trinil saat ini sudah di sediakan sarana bermain untuk anak-anak seperti : ayunan, seluncur, jungkat jungkit, serta taman yang dilengkapi patung-patung binatang yang fosilnya ditemukan di sekitar area Trinil. Di Dalam Musium trinil terdapat beberapa gedung setelah kita masuk gapura alias pintu masuk area museum yaitu : Pendopo, Kantor Museum, Museum (berisi pameran fosil-fosil) serta Laboratorium. Di tenggara terdapat tugu lokasi ditemukannya PE, serta saat kita masuk gapura kita di suguhi pemandangan yaitu patung gajah (samping kanan gapura). Di area parkir terdapat Kios-kios kerajinan dan makanan, juga terdapat Mushola dan Toilet. Lokasi area bermain berada di sebelah utara museum.
Bagi anda yang tertarik dengan obyek wisata museum, Museum Trinil merupakan salah satu rekomendasi untuk anda yang ingin melakukan rekreasi bersama keluarga, teman, kantor maupun sekolah. Disamping sebagai tempat rekreasi juga merupakan tempat untuk menambah ilmu pengetahuan, di dalam museum juga terdapat kronologi terbentuknya benua dan lain-lain, kalau anda belum mengunjungi museum Trinil sebaiknya anda mengujunginya apalagi jika anda sedang berada di kawasan Kabupaten Ngawi, disamping Museum Trinil juga masih banyak tempat-tempat rekreasi yang menarik di Kabupaten Ngawi antara Lain, waduk pondok, waduk sangiran, pemandian alam Tawon, air terjun srambang, kebun teh Jamus, Benteng Pendem, dan lain-lainnya.
Ping your blog, website, or RSS feed for Free

Candi Pendem

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAVoY6TKYEmCLhpL5aUmhidn1-YeqUwUarihkV1FMzvPtf_kcZJbUKMRJnCrjC_CPhiC5u1EvD63hnZsXrR_pPULbwJ5SnbC_9wmevARBP6Mmgn5acgOf-L6KPymxobUFbqGo7ss8Xow/s1600/sssssss.jpg 

Candi Pendem adalah termasuk wisata sejarah karena Candi tersebut merupakan bukti sejarah peninggalan Agama Hindu, ditemukan oleh Belanda pada tahun 1925. Candi yang kira-kira berukuran 3x3 M ini sebagian besar peninggalan purbakalanya telah dibawa ke Tretes, Malang Jawa Timur. Tak jelas durasi, waktu, oknum dan lokasinya, tapi yang jelas banyak arca yang raib.
Obyek wisata Candi Pendem berada di Desa Pendem Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

Arca Banteng

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuqzoWhy1vc2xIK6plDNLzSIC4RyIyQsGmuvbOafBb7HtdvWaVRQfdUPwR3KDRx8kBANCzfjb4sxE9YohSw8myaxIrYeQsJKiIcYGP90WK5hdUcIkQ9TBTrRMWNn-iGkaUy8SrppL1Aw/s1600/banteng.jpg 

Lokasi Wisata Arca Banteng berada di Dusun Reco Banteng, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedunggalar, 22 Km dari Kota Ngawi Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, Arca Banteng tentunya berupa benda–benda . Arca Banteng adalah benda purbakala peninggalan jaman Kerajaan Majapahit.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxqjXv5b5GvJF6CL63_GvMr7Nx4GnHF-xJu7iNK8OY1AIQIL_5TQFnh5wqKBFfh8N0XmEc_Rc5DHrF75Y3aa2toeb1L3DZYklOLdvQxwdf9pZasPEyhwJIAs-6KWwaOP3f1wCXGgX6aw/s1600/IMG0000A.jpg Pada jaman dahulu ada sebuah Dusun yang jauh dari keramaian dan hanya di huni oleh beberapa warga saja,  pada tahun 1938 sesepuh Dusun Karang Belek yang bernama mbah Soikromo. Beliau menuturkan kepada warganya bahwa beliau mendapatkan petunjuk dari para leluhur untuk membongkar gundukan tanah aneh yang berada disebelah selatan dusun.
Di katakan aneh karena gundukan tanah tersebut selalu di tunggui/dijaga oleh hewan-hewan liar yang disebut Banteng. Setelah disetujui oleh semua warga, tepatnya pada hari Jum’at Legi dengan menggunakan cangkul Mbah Soikromo dan semua warga membongkar gundukan tanah itu dan menemukan 2(dua) patung peninggalan leluhur yang beragama Hindu Siwa, patung tersebut bernama Ganesha dan Nandi. Setelah penemuan itu Mbah Soikromo hendak mengganti nama dusun Karang Belek dengan nama baru dan sekaligus memberi nama temuan tersebut. Karena sebelum di temukan Arca semua warga melihat suatu kejadian aneh yakni melihat banyak hewan Banteng maka nama dusun dan penemuan tersebut dinamakan Arca Banteng/Reco Banteng.
Jikan anda penasaran dengan Arca tersebut, silahkan anda datang langsung ke lokasi wisata Arca Banteng yang berada di Dusun Reco Banteng.

Waduk Pondok


 
 


Wisata Waduk Pondok dengan hamparan air yang luas yang dikelilingi pohon-pohon yang rindang merupakan tempat rekreasi yang menarik. Hamparan rumput dan pepohonan di sisi kiri dan kanan akan memanjakan mata pengunjung dengan keindahan alam. Obyek wisata ini menawarkan keindahan panorama air dan perbukitan. Kita juga bisa menyaksikan upacara adat masyarakat setempat karena setiap tahunnya oleh masyarakat setempat diadakan upacara tradisional yang disebut keduk Beji. Bagi yang hobi memancing, kita bisa memancing sepuasnya. Karena secara rutin Dinas Pariwisata mengadakan lomba mancing dalam rangka memperkenalkan keindahan obyek wisata ini.
Sedangkan fasilitas penunjang yang ada :
- Wisata Air Lengkap dengan perahu motornya
- Arena Pemancingan
- Balai Wisata
- Gardu Pandang
- Warung makan dan minum
- Arena Motor Cross
Waduk Pondok, terletak di Desa Dero Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Jawa Timur.
Jalan masuk menuju lokasi dapat ditempuh lewat perempatan Pasar desa Kedungprahu Kecamatan Padas lurus ke utara. Dapat juga ditempuh lewat perempatan Pasar Samben Kecamatan Karangjati ke utara-Pasar/Lapangan Desa Krompol-perempatan lapangan/kantor desa Dero ke utara lurus. Lokasi Waduk Pondok juga berdekatan dengan Waduk Sangingan desa Sumberbening, masih dalam wilayah Kecamatan Bringin Ngawi.

Benteng Pendem Ngawi

Ngawi merupakan kabupaten di Jawa Timur, di Ngawi terdapat tempat yang dulunya misterius namus sekarang sudah tidak lagi. Tempat misterius tersebut adalah sebuah benteng yang dijadikan markas Yon Armed 12 sebgai tempat latihan militer yang kemudian pindah ke lokasi baru di jalan Siliwangi karena Kondisi benteng sudah tidak mendukung. Namun meskipun Pindah benteng ini digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata. Mungkin hal iniyang menyebabkan benteng ini menjadi tertutup untuk umum dan  misterius.
Benteng Ngawi Pada akhir tahun 2011 akhirnya benteng pendem ngawi dibuka untuk umum setelah puluhan tahun benteng ini tertutup untuk umum. Hal ini terjadi karena gudang senjata juga dipindahkan ke jalan Siliwangi. Benteng Pendem Ngawi ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Benteng Pendem ini dibangun oleh gubernur van den bosh sekitar tahun 1839 dengan memanfaatkan sungai bengawan solo dengan tujuan untuk mengatasi serangan dan pengaruh kerajaan mataram di yogyakarta. selain itu benteng ini dulunya juga digunakan oleh ilmuwan belanda sebagai tempat persinggahan.
Meskipun telah berusia tua, benteng pendem ngawi masih sangat kokoh. Bangunan ini terdiri dari pintu gerbang utama serta kamar kamar yang digunakan untuk para tentara. Ada sebuah halaman rumput di tengah tengah benteng dan juga ada beberapa tempat yang dulunya digunakan sebagai kandang kuda. Di sekeliling benteng ada gundukan tanah yang memang sengaja dibuat untuk menahan luapan air sungai bengawan solo hal ini pula yang menjadikan benteng ini terkesan terpendam. Parit selebar 5 meter dahulunya juga ada mengelilingi benteng ini, Namun karena sudah lama parit ini sudah tertutup tanah.
Jika anda penasaran dengan benteng ini. Silakan berkunjung ke kota ngawi tepatnya di Kelurahan Pelem. Untuk mencapai Lokawisata Benteng Pendem Ngawi cukup mudah karena letaknya yang berada di pusat kota Ngawi. Semenjak benteng ini dibuka untuk umum menjadi salah satu objek wisata di Kota Ngawi, benteng ini mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat. Pada awalnya masyarakat kurang percaya akan dibukanya benteng yang telah ditutup selama puluhan tahun ini. Sekarang untuk siapa saja boleh masuk dan berkunjung ke benteng ngawi ini. Untuk masuk Benteng Pendem ngawi anda perlu membeli tiket masuk dengan harga yang murah. Semoga setelah dibuka untuk umum Benteng ini bisa di rawat dengan baik dan dikenal luas.
Ngawi merupakan kabupaten di Jawa Timur, di Ngawi terdapat tempat yang dulunya misterius namus sekarang sudah tidak lagi. Tempat misterius tersebut adalah sebuah benteng yang dijadikan markas Yon Armed 12 sebgai tempat latihan militer yang kemudian pindah ke lokasi baru di jalan Siliwangi karena Kondisi benteng sudah tidak mendukung. Namun meskipun Pindah benteng ini digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata. Mungkin hal iniyang menyebabkan benteng ini menjadi tertutup untuk umum dan  misterius.
Pada akhir tahun 2011 akhirnya benteng pendem ngawi dibuka untuk umum setelah puluhan tahun benteng ini tertutup untuk umum. Hal ini terjadi karena gudang senjata juga dipindahkan ke jalan Siliwangi. Benteng Pendem Ngawi ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Benteng Pendem ini dibangun oleh gubernur van den bosh sekitar tahun 1839 dengan memanfaatkan sungai bengawan solo dengan tujuan untuk mengatasi serangan dan pengaruh kerajaan mataram di yogyakarta. selain itu benteng ini dulunya juga digunakan oleh ilmuwan belanda sebagai tempat persinggahan.
Meskipun telah berusia tua, benteng pendem ngawi masih sangat kokoh. Bangunan ini terdiri dari pintu gerbang utama serta kamar kamar yang digunakan untuk para tentara. Ada sebuah halaman rumput di tengah tengah benteng dan juga ada beberapa tempat yang dulunya digunakan sebagai kandang kuda. Di sekeliling benteng ada gundukan tanah yang memang sengaja dibuat untuk menahan luapan air sungai bengawan solo hal ini pula yang menjadikan benteng ini terkesan terpendam. Parit selebar 5 meter dahulunya juga ada mengelilingi benteng ini, Namun karena sudah lama parit ini sudah tertutup tanah.
Jika anda penasaran dengan benteng ini. Silakan berkunjung ke kota ngawi tepatnya di Kelurahan Pelem. Untuk mencapai Lokawisata Benteng Pendem Ngawi cukup mudah karena letaknya yang berada di pusat kota Ngawi. Semenjak benteng ini dibuka untuk umum menjadi salah satu objek wisata di Kota Ngawi, benteng ini mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat. Pada awalnya masyarakat kurang percaya akan dibukanya benteng yang telah ditutup selama puluhan tahun ini. Sekarang untuk siapa saja boleh masuk dan berkunjung ke benteng ngawi ini. Untuk masuk Benteng Pendem ngawi anda perlu membeli tiket masuk dengan harga yang murah. Semoga setelah dibuka untuk umum Benteng ini bisa di rawat dengan baik dan dikenal luas.
Ngawi merupakan kabupaten di Jawa Timur, di Ngawi terdapat tempat yang dulunya misterius namus sekarang sudah tidak lagi. Tempat misterius tersebut adalah sebuah benteng yang dijadikan markas Yon Armed 12 sebgai tempat latihan militer yang kemudian pindah ke lokasi baru di jalan Siliwangi karena Kondisi benteng sudah tidak mendukung. Namun meskipun Pindah benteng ini digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata. Mungkin hal iniyang menyebabkan benteng ini menjadi tertutup untuk umum dan  misterius.
Pada akhir tahun 2011 akhirnya benteng pendem ngawi dibuka untuk umum setelah puluhan tahun benteng ini tertutup untuk umum. Hal ini terjadi karena gudang senjata juga dipindahkan ke jalan Siliwangi. Benteng Pendem Ngawi ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Benteng Pendem ini dibangun oleh gubernur van den bosh sekitar tahun 1839 dengan memanfaatkan sungai bengawan solo dengan tujuan untuk mengatasi serangan dan pengaruh kerajaan mataram di yogyakarta. selain itu benteng ini dulunya juga digunakan oleh ilmuwan belanda sebagai tempat persinggahan.
Benteng Pendem Ngawi
Meskipun telah berusia tua, benteng pendem ngawi masih sangat kokoh. Bangunan ini terdiri dari pintu gerbang utama serta kamar kamar yang digunakan untuk para tentara. Ada sebuah halaman rumput di tengah tengah benteng dan juga ada beberapa tempat yang dulunya digunakan sebagai kandang kuda. Di sekeliling benteng ada gundukan tanah yang memang sengaja dibuat untuk menahan luapan air sungai bengawan solo hal ini pula yang menjadikan benteng ini terkesan terpendam. Parit selebar 5 meter dahulunya juga ada mengelilingi benteng ini, Namun karena sudah lama parit ini sudah tertutup tanah.
Jika anda penasaran dengan benteng ini. Silakan berkunjung ke kota ngawi tepatnya di Kelurahan Pelem. Untuk mencapai Lokawisata Benteng Pendem Ngawi cukup mudah karena letaknya yang berada di pusat kota Ngawi. Semenjak benteng ini dibuka untuk umum menjadi salah satu objek wisata di Kota Ngawi, benteng ini mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat. Pada awalnya masyarakat kurang percaya akan dibukanya benteng yang telah ditutup selama puluhan tahun ini. Sekarang untuk siapa saja boleh masuk dan berkunjung ke benteng ngawi ini. Untuk masuk Benteng Pendem ngawi anda perlu membeli tiket masuk dengan harga yang murah. Semoga setelah dibuka untuk umum Benteng ini bisa di rawat dengan baik dan dikenal luas.